Bisnis dan Keuangan

Mantan Buruh Pabrik, Yang Kini Menjadi Orang Terkaya Di Asia

Roda itu berputar, begitu juga dengan kehidupan kita. Meskipun ada yang dilahirkan dengan keluarga yang sederhana atau bahkan kurang mampu, bukan berati dikemudian hari ia tak bisa menjadi orang yang sukses. Karena memang banyak orang yang sukses justru mereka mulai dari nol, dan bahkan saat mereka sedang berada dibawah.

Salah satu kisah yang mungkin bisa menjadi inspirasi bagi anda adalah kisah dari dari Li ka Shing, yang merupakan Mantan buruh pabrik, yang kini menjadi orang kaya di Asia. Penasaran dengan misah sang mantan buruh pabrik ini, yang saat ini justru menjadi salah satu orang terkaya yang ada di Asia.

Tentu saja kesuksesan yang sudah berhasil diraih oleh Li ka Shing ini tak didapatkannya dengan mudah begitu saja. Karena ia pun memulainya dengan penuh perjuangan. Apalagi dirinya pun sudah menjadi tulang punggung bagi keluarga sejak kecil, terutama saat ayahnya meninggal dunia. Bahkan saat ia kecil, keluarganya menumpang di rumah kerabat mereka yang memiliki kemampuan cukup untuk soal financial.

Namun Li Ka Shing justru meraka kalau dirinya dan juga keluarga merasa diremehkan, sehingga ia pun mulai bertekad untuk bisa hidup yang lebih mandiri lagi dan juga bisa mengubah nasib keluarganya. Kesuksesan yang ia dapatkan pun tentunya hasil dari kerja kerasnya. Bahkan Saat usianya baru 16 tahun, ia sudah bekerja menjadi buruh di pabrik perdagangan plastic.

Kehidupannya yang terbilang cukup keras untuk bertahan hidup ketika ia masih belia, semakin membuat Li Ka Shing pun menjadi lebih kuat dan juga terbiasa dengan segala macam beban kerja yang cukup berat. Karena ia merupakan anak tertua di keluarganya, otomatis peran sang ayah pun jatuh kepundaknya, sehingga ia memang benar-benar bekerja keras untuk keluarganya. 90 % hasil dari bekerjanya sebagai buruh pabrik pun ia berikan kepada sang ibu, dan ia juga memiliki sifat yang sangat dermawan sekali.

Baca Juga:  5 Peluang Usaha Sampingan Untuk Karyawan ! Cek Yuk

Salah satu contohnya adalah Li Ka Shing mendirinya yayasan social dalam bidang pendidikan, yang diberi naama The Ki Ka Shing Foundation. Tak hanya itu saja, ia pun memberikan donasi kepada universitas manajemen singapura sebesar 11.5 juta dollar USA.

Karena kegigihan dan kerja kerasnya, sehingga ia berhasil sukses dan menjadi salah satu orang paling kaya di asia. Berbagai macam bisnis yang dijalani pun ia kelola dengan baik, jadi tak mengherankan kalau saat ini ia pun menjadi salah satu orang kaya di asia. Meskipun dulunya ia berasa dari keluarga sederhana bahkan kekurangan. Bahkan tak hanya menjadi orang terkaya di asia saja, namun Li Ka Shing pun masik kedalam jajaran 10 orang paling kaya didunia pada tahun 2012 yang lalu.

Untuk usahanya sendiri ia mulai pada tahun 1950, yaitu dengan membuka usaha plastic sendiri dengan bekal pengetahuan yang ia dapatkan selama menjadi buruh di pabrik plastika tempat dirinya bekerja. Usaha pabrik plastiknya tersebut ia beri nama Cheung Kong Industries.

Dengan penuh ketekunan, pabrik yang dimilikinya pun mulai berkembang dan menghasilkanya. Kemudian ia juga mulai untuk merambah kebisnis bidang lainnya, yaitu di bidang  property. Meskipun Li Ka Shing sudah sukses dengan berbagai macam bisnia yang ia miliki, namun dirinya pun tak pernah bosan dan berhenti untuk terus belajar dan belajar. Sehingga diwaktu sibuknya, ia pun masih menyempatkan diri untuk membaca buku.

Pendapat atau Pertanyaan Anda?

comments

Musthafa.Net

Seorang manusia fakir ilmu yang selalu berusaha belajar dan menjadi lebih baik agar bisa berbuat sebanyak-banyaknya untuk orang banyak. Menyukai dunia Desain Grafis, Blogging, Traveling, Online Marketing, Diet, Bisnis dan Ekonomi Islam

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker