BlogEducations

6 Penyebab Kenapa Internet Di Indonesia Mahal Dan Lemot

Internet adalah suatu hal yang sudah menjadi kebutuhan primer bagi hampir semua orang di dunia. Maka karna sangat butuhnya manusia pada koneksi internet maka harapan terbaiknya adalah untuk mengakses internet baiknya mudah,cepat dan murah. Tapi mengatakan atau menginginkan internet khususnya di indonesia cepat dan murah seperti jauh panggang dari api. Realita punya sejuta alasan kenapa internet di indonesia lambat dan mahal.

Ketika kita mulai marah dan menyalahkan perusahaan perusahaan yang menyediakan paket/kuota internet, maka mereka juga bisa menyalahkan yang lainnya, ini sungguh ironi. Pada dasarnya kita memang tidak usah bayar mahal-mahal hanya untuk mendapat koneksi internet yang baik. Tapi siklus telah dimainkan, sulit diubah.

Maka agar supaya kita lebih mudah mengelus elus dada,Sebagai penikmat internet sejati jika tak mungkin mendapatkan koneksi internet yang murah dan cepat di negeri tercinta, setidaknya kita cukup mengetahui penyebab kenapa internet di indonesia mahal dan lemot.

Berikut 6 penyebab kenapa internet di indonesi mahal dan lemot :

  1. Infrastruktur Yang Tidak Merata

Untuk menyediakan jaringan internet, tentu perlu infrastruktur yang memadai. Mulai kabel hingga tower dan hal-hal lain yang belum bisa kita bayangkan sebagai orang awam. Nah, untuk membangun infrastruktur yang keren ini tentu biayanya juga tidak sedikit. Karena itu juga, kurangnya infrastruktur membuat internet kita lamban. Karena jumlah penduduk Indonesia masuk masuk lima besar terbanyak di duniaditambah lagi pengguna internetnya pun tinggi. Tanpa dibarengi infrastruktur yang memadai jadinya internet di indonesia lemot.

  1. Sambungan Internasional
Baca Juga:  4 Cara Jitu Menghasilkan Uang Dari Internet

Mayoritas server internet ada di Eropa dan Amerika Serikat, menyusul kemudian Jepang, Korea, Taiwan dan Singapura. Google, Yahoo!, Facebook, Twitter dan lain-lain semua servernya ada di luar negeri. Untuk terhubung dengan server-server tersebut, Penyedia Jasa Internet harus tersambung secara internasional. Jika tidak, maka anda tidak akan bisa membuka website-website tersebut dan ratusan ribu lainnya yang servernya ada di luar negeri. Blog ini pun tidak akan bisa anda buka karena servernya berada di California, Amerika Serikat.

Ini dapat diibaratkan ketika anda terhubung dengan jaringan lokal di kantor dan internetnya dimatikan. Anda bisa mengakses komputer kantor, namun tidak bisa berinternet. Penyedia Jasa Internet harus “berlangganan” koneksi internasional supaya pelanggannya dapat membuka Facebook, Twitter dan lain-lain. Biaya ini bervariasi tergantung dari kesepakatan Penyedia Jasa Internet dengan uplink mereka. Yang pasti adalah biayanya tidak murah, per Mbps bisa lebih dari USD 100. Inilah salah satu alasan kenapa internet di negara-negara maju itu murah sekali karena servernya ada di negara mereka sendiri.

  1. Sistem Dedikasi / Dedicated
Baca Juga:  Cara Memperbanyak Followers Aktif Instagram Permanen Free

Dedicated dalam internet bisa dikatakan sebagai kecepatan internet secara murni. Dan untuk menyewa internet dengan kecepatan murni, bisa mencapai 2-10 juta per Mbps nya.. Tergantung dimana kita tinggal. Semakin sulit infrastrukturnya, maka semakin mahal juga harganya. Itulah kenapa tarif di Indonesia berbeda-beda. Ada yang mahal, ada juga yang sangat mahal. Yang murah ada ngak ya ?

  1. Biaya operasional

Dalam bisnis apapun pasti ada yang namanya biaya operasional. Biaya operasional adalah biaya yang diperlukan untuk memastikan kegiatan pokok suatu usaha dapat berjalan. Biaya operasional meliputi gaji pegawai, biaya perawatan infrastruktur, biaya listrik, dan lain sebagainya. Biaya ini juga tidak sedikit karena dikeluarkan secara reguler. Semakin besar infrastruktur, semakin besar pula biaya operasionalnya. Server, BTS, node-node router dan sebagainya harus dimonitor dengan baik. Belum lagi biaya tim respon darurat dan perbaikannya jika terjadi hal-hal yang diluar kebiasaan seperti misalnya putusnya kabel fiber optik Smartfren karena jangkar kapal.

  1. Biaya Hak Penggunaan (BHP) frekuensi Mahal
Baca Juga:  Logo Baru Google,Lihat Video Logo Google Dari Masa Ke Masa

Untuk setiap layanan Internet atau Operator  harus membayar BHP kepada pemerintah yang tentunya sangat mahal. Oleh karena itu operator memberikan tarif yang mahal pula kepada para penggunanya karena tidak ingin rugi atau Gulung tikar.Itu karna memang perusahaan hanya akan membebankan biaya semua itu kepada konsumen.

Sebagai gambaran, SmartFren harus membayar sedikitnya 242 milyar rupiah untuk BHP selama 3 tahun.

  1. pengguna Internet di Indonesia Tinggi

banyaknya penguna internet di Indonesia mengkibatkan jaringan Internet semakin lambat,dikarenakan server harus membagi arus ke banyak user, Apalagi disaat jam jam sibuk. Namun pertumbuhan layanan internet di Indonesia semakin cepat.

Itulah 6 penyebab kenapa internet di indonesia mahal dan lemot. Semoga membuat kamu lebih sabar dengan realita yang ada.

Workshop Toko Online

Pendapat atau Pertanyaan Anda?

comments

Tags

SmartZone

Smartzone hadir memberikan informasi-informasi menarik tentang teknologi, edukasi dan isnpirasi untuk kehidupan Anda.Kami hanyalah penulis yang sedang belajar. Be Smart? Only at Smartzone.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker