Ilmu

Hari Baik dan Buruk Menurut Rasulullah

Sudah bukan rahasia lagi bahwa sebagian masyarakat tidak terkecuali kaum muslimin masih meyakini akan hari-hari atau bulan-bulan tertentu yang bisa mendatangkan keberkahan, kesialan, kemudharatan bahkan musibah. Sehingga sebisa mungkin mereka akan melakukan aktivitas yang dianggap penting dalam kehidupannya pada hari dan bulan tertentu yang membawa keberkahan dan menghindari hari atau bulan tertentu yang memunculkan kemudharatan.

Menurut pandangan Islam, semua hari adalah baik. Dan hari yang paling baik dalam Islam adalah hari dimana kita melakukan amalan-amalan shaleh dan terus meningkatkannya. Jika dalam sehari kita terus melakukan maksiat, maka hari itu adalah hari terburuk bagi kita bukan bagi orang lain. Hari senin adalah baik jika diisi dengan Puasa Sunnah, hari senin menjadi tidak baik jika terus bermaksiat sepanjang hari. Hari Jumat adalah baik jika diisi dengan Shalat Jumat, hari jumat adalah tidak baik jika diisi dengan mencuri barang milik orang lain.

Hari rabu adalah baik jika diniatkan untuk menjadi hari kita menyempurnakan agama Allah dengan melangsungkan akad nikah, hari rabu menjadi tidak baik jika dihari itu diniatkan untuk merampok rumah orang lain.

Baca Juga:  INILAH Pandangan Orang Malaysia Terhadap Indonesia

Hari Jumat adalah hari yang sangat baik karena didalamnya ada amalan shalat jumat. Namun hari ini menjadi tidak baik jika diisi dengan acara akad nikah yang setelah akad nikah banyak dari orang yang menghadiri acara justru tidak shalat jumat dengan alasan capek.

Memang, Allah memberikan keutamaan-keutamaan dihari-hari tertentu seperti hari senin dan kamis. Keutamaan yang ada didalamnya berlaku bagi orang yang mengamalkan puasa sunnah senin dan kamis. Namun sebagian masyarakat kita terkadang jadi salah kaprah dengan justru menjadikan hari kamis adalah hari yang baik untuk mengadakan resepsi pernikahan. Sehingga ada orang yang sudah berniat puasa dihari tersebut malah mengurungkan niat karena akan menghadiri pesta pernikahan. Maka hari kamis yang baik tadi menjadi tidak baik karena ada orang lain yang menunda berbuat baik karena sebuah aktivitas. Tapi bukan berarti hari kamis tidak baik mengadakan resepsi pernikahan atau acara lain, dikembalikan kepada tujuan mengadakan acara dan tidak meyakini hari baik atau buruk.

Baca Juga:  Tiga Paham Ini Harus Anda Hindari Dalam Islam

Dalam Islam, meyakini adanya hari sial atau buruk termasuk dalam kajian aqidah yang menggolongkannya dalam perilaku syirik yang biasa disebut thiyarah atau tathayur. Dalam sebuah hadist, Rasulullah pernah mengulang-ngulang perkataan thiyarah itu syirik sebanyak tiga kali takkala ditanyakan oleh sahabat.

“Thiyarah itu syirik…, Thiyarah itu syirik…, (diulang 3 kali)” (HR. Ahmad, Abu Daud, Ibn Majah, dan yang lainnya. Syuaib Al-Arnauth mengatakan, Sanadnya shahih)

Saya sendiri pernah merasakan hal ini saat penentuan hari pernikahan saya dan istri, dipihak keluarga menunda-nunda tanggal hanya gara-gara ingin mencari tanggal baik. Meski saya sendiri terus membantah namun karena tidak ingin jadi anak durhaka tetap mengikuti kemauan keluarga namun dengan syarat tidak meyakini hari ini baik atau tidak. Rasulullah sendiri tidak pernah menyebutkan bahwa “menikahlah di hari jumat” tidak pernah. Rasulullah pun tidak pernah menyuruh menikah dibulan-bulan tertentu. Menikah bisa hari atau bulan apa saja selama diniatkan mencari ridha Allah bukan untuk main-main atau sekadar berniat menghalalkan yang tadinya diharamkan.

Dengan menyakini adanya hari baik dan buruk sama saja dengan menolak qhada dan qhadar nya Allah. Sebagai muslim, kita cukup bertawakkal kepada Allah disetiap apapun yang kita lakukan. Jangan jadikan hari-hari tertentu sebagai hari yang baik atau buruk bagi kita. Jika ingin menikah dihari kamis, lakukanlah dengan tetap bertawakkal kepada Allah agar selalu diberkahi dalam pernikahan yang kita lakukan. Begitu pula dengan hari-hari lainnya. Intinya, semua hari adalah baik tergantung apa yang kita kerjakan pada hari tersebut.

Baca Juga:  Tunjukkan Pada Saya Siapa Wahabi Itu?
Workshop Toko Online

Pendapat atau Pertanyaan Anda?

comments

Tags

Musthafa Kamal

Seorang manusia fakir ilmu yang selalu berusaha belajar dan menjadi lebih baik agar bisa berbuat sebanyak-banyaknya untuk orang banyak. Menyukai dunia Desain Grafis, Blogging, Traveling, Online Marketing, Diet, Bisnis dan Ekonomi Islam

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker