BlogPerkembangan Diri

Bekerja Bukan Solusi Finansial, Ini Alasannya

Bekerja Bukan Solusi Finansial, Ini Alasannya –  Bekerja adalah kewajiban untuk semua makhluk hidup untuk memenuhi kebutuhan sehari hari dan finansial. Karna kebutuhan butuh uang untuk merealisasikan. Namun begitu jangan pernah menganggap bahwa bekerja adalah solusi semata mata untuk masalah finansial, karna finansial adalah masalah seumur hidup dan bekerja adalah solusi jangka pendek.

Lumrahnya manusia hidup sebagaimana sistem itu dibuat. Kecil, SD, SMP, SMA Dan UNIVERSITAS kemudian bekerja dengan ijazah yang didapat, namun ego nya mereka malah berharap perusahaan dan pemerintah akan dan harus menyelesaikan masalah finansial, masalah keuangan mereka. Naif sekali bukan ??

Sebagian yang hidup demikian tau bahwa mereka dipermainkan oleh kehidupan dan oleh segelintir orang tapi terlalu takut untuk melawan. Takut gagal , takut tidak punya lagi uang. Seolah sakitnya gagal lebih besar dari suka citanya keberhasilan. Dan ironisnya lagi ketakutan itu terletak pada diri sendiri.

Namun begitu, jika masalah keuangan tak kian membaik mereka malah menyalahkan bos,perusahaan swasta atau bahkan pemerintah. Bukankah itu semua salah mereka yang memilih jalan hidup sedemikian rupa, lalu kenapa malah menyalahkan orang lain. Mreka itu seperti orang yang menyewakan rumah dan berharap masih bisa masuk dan keluar sesukan hati.

Inilah kehidupan, lalu apakah kita akan selalu menyalahkan orang lain, jika iya bagaimana kita akan mengubah mereka ? Baiknya kita salahkan diri sendiri karna mudah saja kita tinggal mengubah diri dari biasanya. Tapi jika ingin menyimpan, gengamlah bahwa orang lain yang salah tapi ingat kita tak akan belajar apa apa.

Baca Juga:  3 Cara Memimpin Rapat dengan Baik dan Efektif ‎
Money by FinerMinds

Kebanyakan orang yang mengalami masalah keuangan akan pergi dari pekerjaan untuk mencari peluang baru, gaji baru dan bos baru. Mereka pikir dengan begitu masalah finansial mereka terselesaikan. Duhai, tapi dalam banyak kasus tidak demikian.

 Apa Solusinya ??

Lalu apa yang akan menyelesaikan masalah??
mungkin inilah pertanyaan yang relavan, tapi sayang entah jawabannya menyenangkan, Karna otakmu itulah jalan keluar yang akan menyelesaikan masalah jika saja mau digunakan. Karna upah yang besar belum tentu menjamin apapun.

Maka pahamilah bahwa rasa takutlah yang membuat setiap orang bekerja pada suatu pekerjaan dan takut sekali untuk keluar. Takut tidak cukup uang, takut dipecat dan takut tuk memulai kembali. Itulah harga study selama ini. Bertahun tahun dalam pendidikan kemudian bekerja untuk uang. Apakah anda puas menjadi budak uang? Sadar atau tidak kita seperti ternak atau robot yang dikendalikan.

Kenapa sebagian orang yang boleh jadi tidak terlalu menekuni dunia akademik bisa mempekerjakan orang pintar yang berpendidikan tinggi. Itu karna mereka tau bahwa manusia memiliki bagian jiwa yang lemah dan amat miskin yang bisa dibeli. Walaupun ada juga jiwa yang kuat yang penuh dengan ketetapan hati yang tidak pernah dapat dibeli. Anda punya jiwa seperti apa??

Cukup banyak manusia yang terperangkap dalam permainann tersebut. Bangun, bekerja, membayar tagihan dan begitu seterusnya seterusnya. Tapi sayang hidup tidak sesimpel dan sesederhana itu. Mereka digerakkan leh dua emosi yaitu takut dan tamak. Tawari mereka uang yang lebih besar maka dengan serta merta akan pindah dan meningkatkan pengeluaran, tapi ingat permainan masih berlanjut belum berakhir. Kebanyakan orang seperti ini hanya bereaksi dan tidak berpikir

Baca Juga:  Cara Membuat Template Powerpoint Seperti Shutterstock part 1 - Pro Template

Jangan pernah menghindari uang tapi juga jangan sampai terikat pada uang, karna keduanya sama sama gila, tidak menyenangkan. Tapi cobalah membuat membuat uang bekeja untuk anda dan bukan anda yang bekerja untuk uang. Jangan biarkan emosi terlalu banyak memegang kendali pikiran, biarkan otak dan hati yang berfikir dan memutusakan.Karna permasalahannya bukan berapa banyak uang yang kita hasilakan, tapi berapa banyak yang kita infakkan, investasikan dan simpan.

Jika kita berfikir bahwa pekerjaanlah solusi finansial maka kita amat salah besar. Karna finansial adalah persoalan seumur hidup sedangkan pekerjaan hanya solusi jangka pendek. Jangan melakukan apapun karna rasa takut agar rasa takut itu hilang, karna rasa takut tidak akan hilang bahkan akan semakin besar jika hal itu yang anda lakukan.

Awal dari kebodohan adalah ketika orang menggunakan ketakutan dan ketamakan untuk melawan diri sendiri.

Akibat Bekerja Untuk Uang

Kebanyakan orang yang hidup untuk mengejar upah adalah mirip seperti seekor keledai yang menarik sebuah gerobak dan sipemilik gerobak menjuntaikan sebuah wortel persis didepan hidung si keledai kemudian sipemilik gerobak pergi kemana ia suka dan si keledai hanya mengejar sebuah ilusi, tanpa tahu apa yang sebenarnya ia lakukan. Dan besok hanya akan akan ada wortel lain untuk dikejar.

Uang adalah wortel ( ilusi ) dan jika si keledai dapat melihat seluruh gambaran itu , ia mungkin akan memikirkan kembali pilihannya untuk mengejar wortel. Dan itulah kebanyakan hidup yang dijalani manusia yang mengedepankan rasa takut dan tamak.

Baca Juga:  6 Jenis Bisnis Online dengan Hasil yang Memuaskan

Sekolah/kuliah memang penting, karna disana kita diajarkan suatu keterampilan dan profesi agar menjadi anggota masyarakat yang dapat menyumbang sesuatu. Setiap kebudayaan membutuhkan banyak profesi, dan sekolah/universitas melatih sehingga kebudayaan kita bisa maju dan berkembang, tapi sayang banyak orang menjadikan sekolah/universitas itu sebagai akhir, bukan permulaan. Sehingga banyak dari mereka yang selesai kuliah memeluk erat suatu pekerjaan dan melupakan impian. Benar benar keputusan dari rasa takut.

Kesalahan sekolah/univesitas adalah karna tidak pernah mengajari tentang uang sehingga orang bodoh dengan uang. Dan kebodohan dan ketidaktauhan tentang uang itulah yang menyebabkan begitu banyak ketakutan dan ketamakan.
Mulai lah menanam pohon lalu siramlah setiap hari, dan yakinlah akan sampai pada saat pohon itu tidak lagi membutuhkan anda untuk menyiramnya, karna ia sudah punya akar yamg cukup besar untuk menyerab air. Sehingga uanglah yang akan bekerja untuk anda dan bukan sebaliknya.

Bekerjalah untuk belajar bukan untuk uang dengan begitu esok lusa anda akan mendaptkan kolam yang menghasilkan. Jangan tukarkan diri anda dengan slip upah pada akhir bulan, karna hilangnya waktu amat menyedihkan, waktu tidak bisa ditukar dengan slip bayaran karna memang tidak akan setimpal. Kita bukan batu yang terus berdiam, bukan robot yang selalu dikendalikan bukan pula ternak yang segala sesuatu ditentukan. Kita manusia , manusia yang bebas yang tidak bekerja untuk uang karna akan sampai dimana anda tidak mampu lagi melakukan.

Pendapat atau Pertanyaan Anda?

comments

Tags

Musthafa Kamal

Seorang manusia fakir ilmu yang selalu berusaha belajar dan menjadi lebih baik agar bisa berbuat sebanyak-banyaknya untuk orang banyak. Menyukai dunia Desain Grafis, Blogging, Traveling, Online Marketing, Diet, Bisnis dan Ekonomi Islam

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker