KeluargaWanita

Bagaimana Jika Suami Malas Shalat?

Sebelumnya saya pernah posting tentang Cara Menyingkapi Istri Yang Malas Shalat, tak adil rasanya jika yang ditulis cuma tentang wanita. Nah, kali ini saya nak posting kebalikannya…biar adil, judulnya Bagaimana Jika Suami Malas Shalat?

Beda halnya dengan wanita yang bisa meninggalkan shalat karena beberapa alasan seperti haid, nifas dan lainnya, bagi seorang lelaki, shalat adalah kewajiban yang tidak boleh ditinggalkan dalam kondisi apapun. Islam sudah mengatur cara pelaksanaannya, jika sakit, dalam perjalanan bahkan jika harus dishalatkan. So, Shalat bagi lelaki adalah wajib sehari 5 waktu tanpa alasan meninggalkannya. Lantas Bagaimana Jika Suami Malas Shalat?

Sesuai dengan makna diatas, maka bagi seorang istri yang mendapati suaminya malas melakukan shalat harus selalu mengingatkannya agar segera melakukan shalat. Hakikatnya, shalat bisa menjadi ukuran akan ketaatan seseorang kepada penciptanya. Saat seorang suami malas melakukan shalat itu pertanda keluarga sedang jauh dari lindungan Allah. Bahkan dikatakan bahwa istri yang punya suami malas, jarang shalat, atau tidak shalat adalah petaka bagi sang istri.

Baca Juga:  Kebiasaan-Kebiasaan Ini Melahirkan Perilaku Buruk Pada Anak

Selain mengingatkan suami untuk segera shalat, seorang istri juga harus selalu berdoa agar suaminya diarahkan kembali kejalan yang benar. Hal ini juga bisa dibicarakan kepada ibu mertua tanpa sepengetahuan suami agar menasehati anaknya untuk tidak bermalas-malasan dalam melakukan ibadah wajib satu ini.

Jika beberapa hal sudah dilakukan masih membuat sang suami malas shalat, maka lakukan dengan ancaman halus seperti tidak memasak makanan untuknya sebelum ia shalat, tidak duduk berdekatan dengannya, bahkan hingga menolak keinginannya untuk menemani tidur bersama sebelum ia melaksanakan shalat. Karena tidak ada ketaatan bagi suami yang tidak taat pada perintah penciptanya.

Bagaimana Dengan Suami yang Tidak Shalat?

Sama, hal diatas harus dilakukan lebih dulu, jika tidak dipatuhi, istri dipersilahkan meminta cerai dari suami yang demikian. Hal ini sesuai dengan fungsi shalat yang membedakan antara muslim dan kafir. Artinya, orang yang tidak pernah shalat sama dengan orang kafir, dan seorang wanita muslimah haram menikah dengan orang kafir.

“Batas antara seseorang dan kekafiran itu adalah meninggalkan shalat.” (HR. Tirmidzi, Abu Dawud, Ibnu Majah, dan Ahmad)

Baca Juga:  Shalihahkah Wanita?

Syaikh Muhammad bin Sholih Al ‘Utsaimin dalam kitab Fatawal ‘Aqidah wa Arkanil Islam menjelaskan bahwa sangat bahaya sekali jika seorang yang mengaku muslim meninggalkan shalat lima waktu. Akibatnya bisa berpengaruh pada status pernikahan. Namun beliau tidak memvonis batalnya penikahan tersebut, tapi istri hendaklah berusaha menasehati suami terlebih dahulu agar mau kembali mengerjakan shalat. Jika tidak diindahkan, minta cerai adalah solusi.

Workshop Toko Online

Pendapat atau Pertanyaan Anda?

comments

Tags

Musthafa Kamal

Seorang manusia fakir ilmu yang selalu berusaha belajar dan menjadi lebih baik agar bisa berbuat sebanyak-banyaknya untuk orang banyak. Menyukai dunia Desain Grafis, Blogging, Traveling, Online Marketing, Diet, Bisnis dan Ekonomi Islam

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker