KeluargaWanita

Ternyata Punya Istri Lebih dari 4 Itu Boleh, Dengan Syarat….

Beberapa waktu lalu, kita sempat dibuat heboh dengan pengakuan dan kesaksian seorang pemuda yang diliput oleh media. Pria yang punya 9 orang istri ini mengaku hidup bahagia dalam satu rumah dengan 6 orang istri nya, sementara 3 orang lagi tidak bersamanya karena beberapa hal, meninggal dan sedang lanjut sekolah di luar negeri. Lebih detailnya bisa baca di: Pria Ini Punya 9 Istri, Hidup Serumah dan Bahagia.

Sebagai seorang muslim, tentu hal ini menjadi sangat tabu, meski dalam Islam diperbolehkan [diperbolehkan loh yaaa…bukan disunnahkan…] tapi ada syarat yaitu tidak boleh lebih dari 4 dan harus bersikap adil.

Fenomena ini sebenarnya bukan pertama kali terjadi di Indonesia, ada juga berita tentang seorang pria yang punya belasa orang istri, tapi bukan muslim jadi tidak ada masalah, itu terserah mereka. Ada juga berita yang dulu pernah heboh serang pria bernama Eyang Subur punya istri lebih dari 4 orang dan dia mengaku seorang muslim. Nah, yang jadi pertanyaan, bolehkah seorang muslim punya istri lebih dari 4 orang?

Mungkin sebagian mereka yang awam dan bertindak seenaknya akan merujuk hal ini pada pribadi Rasulullah yang punya istri lebih dari 4 dan beralasan bukankah kita harus ikut Rasulullah? Benar, kita diperintahkan ikut apa yang dilakukan oleh Rasulullah, tapi dalam beberapa segi ada penjelasan lain dari Alquran yang harus kita ikuti dan tidak berlaku bagi Rasulullah.

Baca Juga:  Ini Cara Agar Anak Terhindar Dari Pengaruh Buruk Televisi

Ceritanya, suatu ketika, ada seorang sahabat baru masuk Islam dan ia punya istri 8 orang, saat hal tersebut ia ceritakan kepada Nabi, maka nabi memerintahkan padanya untuk memilih 4 istri saja dari 8 dan menceraikan 4 lagi. Maka dari sini, berdasarkan Alquran, Hadist dan Ijma’ ulama, seorang muslim hanya diperbolehkan memiliki Istri 4 orang saja secara sekaligus. Lantas kenapa Nabi boleh?

Pada diri Nabi Muhammad ada kekhususan tertentu yang diberikan oleh Allah yang tidak ada pada ummatnya. Contoh, Rasulullah diperintahkan untuk melakukan ibadah wajib seperti shalat witir, dhuha dan sebagainya tapi hal ini tidak diwajibkan bagi ummatnya melainkan sunnah. Nabi diharamkan menerima Zakat, Shadaqah dan sebagainya tapi ummatnya dibolehkan menerima. Begitu juga dalam hal menilah lebih dari 4 istri, nabi dibolehkan karena masa beliau ada hal-hal tertentu yang harus dilakukan demi perkembangan Islam dan problematika yang dihadapi ummat saat itu.

Baca juga: Bagaimana Jika Suami Malas Shalat?

Lagi, Nabi menikahi banyak wanita bukan karena alasan yang sering dibuat manusia saat ini seperti tidak punya anak, tidak cocok, ingin punya banyak anak dan sebagainya. Sejarah membuktikan, istri-istri yang dinikahi nabi adalah karena alasan tertentu demi perjuangan Islam dan semua istri-istri nabi adalah janda tua kecuali Siti Aisyah.

Baca Juga:  Cara Menyingkapi Istri Yang Malas Shalat

Sebenarnya, poligami atau punya istri lebih dari 1 bukanlah tradisi dalam Islam. Hal ini sudah jauh-jauh hari dipraktekkan oleh orang-orang jahiliyah sebelum kedatangan Islam. Islam datang untuk memperbaiki sistem tersebut dengan batasan-batasan yang lebih manusiawi dan bisa diterima akal sehat.

Syarat utama punya istri lebih dari 1 adalah mampu bersikap adil. Tapi kemudian Allah menjelaskan bahwa manusia tidak akan pernah bisa bersikap adil;

“Dan kamu sekali-kali tidak akan dapat berlaku adil di antara isteri-isteri(mu), walaupun kamu sangat ingin berbuat demikian, karena itu janganlah kamu terlalu cenderung (kepada yang kamu cintai), sehingga kamu biarkan yang lain terkatung-katung. dan jika kamu Mengadakan perbaikan dan memelihara diri (dari kecurangan), Maka Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. An Nisaa : 129)

Nah, berdasarkan pada kisah diatas, makan punya istri lebih dari 4 itu diperbolehkan dengan syarat tidak dalam satu waktu. Artinya, jika punya Istri 5 orang, maka ceraikan 1 orang agar jumlahnya tetap 4. Atau diperbolehkan menikah lebih dari 4 istri tapi tidak dalam waktu bersamaan. Punya istri 4, meninggal 1 cari lagi 1 supaya jadi 4 itu diperbolehkan. Ingat ya sekali lagi, diperbolehkan….bukan diwajibkan atau disunnahkan….

Baca Juga:  Dua Hal Paling Wajib Yang Harus Diajarkan Pada Anak Sejak Usia Dini

Lantas, jika kita menyingkapi fenomena Pria Ini Punya 9 Istri, Hidup Serumah dan Bahagia. Maka bisa kita tarik kesimpulan, ini bagian dari kebodohan dan ciri akhir zaman. Dalam sebuah riwayat hadist dijelaskan;

Di antara tanda-tanda hari kiamat adalah: sedikitnya ilmu dan tersebarnya kebodohan, merebaknya perzinaan, wanita akan semakin banyak dan pria akan semakin sedikit, sampai-sampai salah seorang pria bisa mengurus (menikahi) 50 wanita (karena kejahilan orang itu terhadap ilmu agama).”(HR. Bukhari no. 81)

Maka jika ada orang Islam mengaku beristri lebih dari 4 dan merasa hidup bahagia serta mampu berbuat adil, jelas, ini adalah ciri-ciri kita kembali kejaman jahiliyah dan mendekati kehancuran. Karna ilmunya adalah, Punya istri lebih dari 4 itu diperbolehkan tapi tidak dikumpulkan dalam satu waktu. Untuk orang non muslim yang punya banyak istri, itu urusan mereka. So, orang Islam boleh punya istri lebih dari 4 dengan dua syarat; 1. Tidak dalam satu waktu 2. Keluar dari Islam. Wallahu’alam…

Workshop Toko Online

Pendapat atau Pertanyaan Anda?

comments

Musthafa Kamal

Seorang manusia fakir ilmu yang selalu berusaha belajar dan menjadi lebih baik agar bisa berbuat sebanyak-banyaknya untuk orang banyak. Menyukai dunia Desain Grafis, Blogging, Traveling, Online Marketing, Diet, Bisnis dan Ekonomi Islam

Related Articles

One Comment

  1. mohon maaf bang… apa tafsirmu gak salah nih mengenai ini?
    Lantas, jika kita menyingkapi fenomena Pria Ini Punya 9 Istri, Hidup Serumah dan Bahagia. Maka bisa kita tarik kesimpulan, ini bagian dari kebodohan dan ciri akhir zaman. Dalam sebuah riwayat hadist dijelaskan;

    “Di antara tanda-tanda hari kiamat adalah: sedikitnya ilmu dan tersebarnya kebodohan, merebaknya perzinaan, wanita akan semakin banyak dan pria akan semakin sedikit, sampai-sampai salah seorang pria bisa mengurus (menikahi) 50 wanita (karena kejahilan orang itu terhadap ilmu agama).”(HR. Bukhari no. 81)

    justru akhir zaman itu bos, kalau tidak dinikahi berarti ada sekitar 46 wanita yang nganggur.. dan karena gak di sentuh lelaki itulah mereka memilih jalan l3zbian…
    bukankah l3zbi lebih parah dosanya dari pada zin4?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker