Motivasi

Enam Sumber Penyakit Hati Dan Dua Solusi Yang Harus Dikonsumsi

Rasulullah SAW bersabda, “….Bahwa dalam diri setiap manusia terdapat segumpal daging, apabila ia baik maka baik pula seluruh amalnya, dan apabila ia itu rusak maka rusak pula seluruh perbuatannya. Gumpalan daging itu adalah hati.” (HR Imam Al-Bukhari)

Hati memegang peranan yang sangat penting dalam mendefinisikan mana yang baik dan mana yang buruk. Orang yang hatinya dipenuhi dengan kotoran akan sangat sulit untuk menerima kebenaran, kebenaran bagian adalah kesamar-samaran. Sementara kejahatan baginya adalah hal biasa. Maka tak ayal kita mendapati orang begitu mudah melakukan perbuatan keji.

Penyakit hati awalnya adalah hal yang remeh, namun saat terus-menerus ada dalam diri seseorang, maka ia akan buta dengan kebenaran. Ia hanya peduli akan nasibnya sendiri tanpa menghiraukan tatanan dan norma-norma yang ada. Diantara penyakit adalah seperti sombong, angkuh, suka membangga-banggakan diri sendiri, iri, dengki dan sebagainya. Lalu dari mana sumber penyakit ini? diantaranya;

  1. Lemahnya akhlak, sering meremehkan dosa kecil sehingga lambat laun tidak merasa bersalah melakukanya, dan perkembangan berikutnya tidak merasa berdosa melakukan dosa besar
  2. Tidak ada kehati-hatian, selau memandang remeh barang-barang subhat (tidak jelas hukum halal haramnya)
  3. Terlena dengan kehidupan dunia
  4. Takut sengsara, ketakutan yang berlebihan inilah yang akhirnya menimbulakn berbagi macam maksiat, seperti karena takut lapar mencuri takut miskin merampok, takut nikmat berzina
  5. Terlalu sering melakukan hal-hal yang sia-sia seperti nongkrong ditempat yang tidak membawa manfaat dan dilakukan berlebihan
  6. Menyia-nyiakan waktu untuk melakukan kebaikan hingga akhirnya waktu itu hilang dibawa arus. Ibnu Umar pernah berkata ‘ jika engkau berada diwaktu sore (untuk melakukan kebaikan) jangan tunggu waktu pagi begitu pula sebaiknya”
Baca Juga:  Cara Paling Mudah Menghasilkan $ 100 Dollar Perhari Dari Google Adsense

 

Seperti halnya badan, hati juga membutuhkan konsumsi, yaitu Al-quran dan As-Sunnah, kejauhan akan dua sumber inilah yang akhirnya membuat hati kekeringan, hingga akhirnya mati, disinilah syetan mulai bekerja menjadikannya pengikut kejalan kemungkaran dan bersamanya menuju neraka.

Workshop Toko Online

Pendapat atau Pertanyaan Anda?

comments

Tags

Musthafa Kamal

Seorang manusia fakir ilmu yang selalu berusaha belajar dan menjadi lebih baik agar bisa berbuat sebanyak-banyaknya untuk orang banyak. Menyukai dunia Desain Grafis, Blogging, Traveling, Online Marketing, Diet, Bisnis dan Ekonomi Islam

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker