Ini Balasan Langsung Dari Berniat Buruk Kepada Orang Lain (Jangan Tertawa Ya…)

Tanpa disengaja, saat sedang asyik-asyik browsing, ketemu sebuah video lucu. Video ini bagi saya selain menghibur ada nilai tertentu yang bisa diambil.
Jujur saja, beberapa kali saya melihat video ini, saya selalu dibuatnya tertawa. Dalam video digambarkan seorang pemuda yang sedang buang air kecil dipinggiran sawah (jangan ditiru buang air kecil sembarangan apalagi tidak bersuci, najis namanya). Tiba-tiba datang seorang temannya yang berniat ingin menceburkan teman tadi kesawah, apa yang terjadi? Baca juga: Bisnis Online Tanpa Modal, Solusi Kreatif Memulai Usaha Tanpa Investasi Besar
Saat tendangan kaki diarahkan ke teman yang sedang buang air kecil, teman ini berbalik badan karena sudah selesai dari buang hajatnya. Akibatnya, sang pelaku tercebur kedalam sawah dan badannya pun penuh dengan lumpur. Kotor pastinya.
Saya mengambil pelajaran bahwa apapun yang kita lakukan kepada orang lain, kita sendiri yang akan mendapat balasan dari perbuatan kita tersebut.
Saya tidak bisa membayangkan andai kata teman yang hendak ditendang tadi benar-benar terkena tendangan, pasti akan terjadi keributan. Tapi karena keadaan berkata lain, maka jadi bahan lelucon dan tertawaan. Maka balasan yang didapat dari pelaku yang berniat buruk tersebut bersifat langsung. Tidak ditunda hingga hari akhir. Pelajari lebih lanjut tentang: Bisnis Online Untuk Pemula, Langkah Awal Menuju Kesuksesan Bisnis Daring
Hendaklah bagi kita-kita yang punya niat buruk terhadap orang lain agar menghilangkan niatan tersebut. Karena niat buruk yang tidak jadi dilakukan mengingat larangan Allah dan takut akan azabnya, maka akan mendapat satu pahala kebaikan.
Tapi jika niatan buruk tersebut dijalankan juga, maka bagi pelakunya akan dicatat sebagai amal buruk dan akan mendapat balasan dihari kemudian nanti. Hal ini sesuai dengan apa yang disabdakan oleh Rasulullah; Lihat juga: Contoh Bisnis Digital Marketing, Memanfaatkan Peluang Di Dunia Digital
“Jika dia berkeinginan untuk melakukan kejelekan kemudian dia tidak mengamalkannya, Allah mencatat baginya satu kebaikan yang sempurna. Jika dia berkeinginan melakukannya, kemudian dia melakukannya maka Allah mencatat baginya satu kejelekan.” (HR. Bukhori, Muslim)
Baca Juga: Cara Setan Telanjangi Wanita




