Facebook MarketingIklan Facebook

Ini Dia 25 Jenis Iklan yang Dilarang Keras Di Facebook

Beriklan di facebook diharuskan mengikuti semua standar periklanan yang dibuat oleh pihak facebook jika ingin iklan yang kita promosikan berjalan dengan baik dan tidak diblokir oleh pihak facebook.

Berikut kami uraikan 25 Jenis iklan yang tidak dibenarkan untuk dipasang di facebook Ads. Sebelum beriklan, pastikan iklan teman-teman tidak melanggar ketentuan periklanan di facebook;

1) Standar Komunitas.
Iklan tidak boleh melanggar Standar Komunitas kami. Iklan di Instagram tidak boleh melanggar Pedoman Komunitas Instagram.

2) Produk atau Layanan Ilegal.
Iklan tidak boleh berupa, memfasilitasi, atau mempromosikan produk, layanan, atau aktivitas ilegal. Iklan yang ditargetkan kepada anak di bawah umur tidak boleh mempromosikan produk, layanan, atau konten yang tidak pantas, melanggar hukum, tidak aman, atau mengeksploitasi, menyesatkan, memaksa dengan tekanan yang tidak semestinya kepada grup usia yang ditargetkan.

3) Praktik Diskriminasi.
Iklan harus tidak mendiskriminasi maupun mendorong tindakan diskriminatif terhadap orang berdasarkan ciri seperti ras, etnis, warna kulit, kewarganegaraan, agama, usia, jenis kelamin, orientasi seksual, identitas gender, status keluarga, keterbatasan jasmani, kondisi medis, atau kondisi genetik.

4) Produk Tembakau.
Iklan tidak boleh mempromosikan penjualan atau penggunaan produk tembakau dan terkait dengan paraphernalia.

5) Obat-obatan & Produk Terkait Obat-obatan.
Iklan tidak boleh mempromosikan penjualan atau penggunaan obat ilegal, obat resep, atau narkotika.

6) Suplemen yang Tidak Aman.
Iklan tidak boleh mempromosikan penjualan atau penggunaan suplemen yang tidak aman, sebagaimana ditentukan oleh Facebook dalam kebijaksanaannya sendiri.

7) Senjata, Amunisi, atau Bahan Peledak.
Iklan tidak boleh mempromosikan penjualan atau penggunaan senjata, amunisi, atau bahan peledak.

8) Produk atau Layanan Orang Dewasa
Iklan tidak boleh mempromosikan penjualan atau penggunaan produk atau layanan orang dewasa, kecuali iklan untuk keluarga berencana dan kontrasepsi. Iklan untuk kontrasepsi harus berfokus pada fitur kontrasepsi produk tersebut dan bukan pada kenikmatan seksual atau peningkatan kemampuan seksual, dan harus ditargetkan ke orang yang berusia 18 tahun ke atas.

9) Konten Dewasa
Iklan tidak boleh berisi konten dewasa. Ini mencakup ketelanjangan, penggambaran orang dalam posisi atau aktivitas yang mengundang pikiran tidak senonoh atau seksual, atau gambar-gambar yang bersifat provokatif secara seksual.

10) Pelanggaran Pihak Ketiga.
Iklan tidak boleh berisi konten yang melanggar atau menyalahi hak-hak pihak ketiga, termasuk hak cipta, merek dagang, privasi, publisitas atau hak pribadi maupun hak kepemilikan lainnya.
Untuk melaporkan konten yang menurut Anda melanggar atau menyalahi hak-hak Anda, silakan periksa perincian berikut.

11) Konten Sensasional.
Iklan tidak boleh berisi konten yang mengejutkan, sensasional, menghina, atau kekerasan berlebihan.

12) Atribut Pribadi.
Iklan tidak boleh berisi konten yang menyatakan atau menyiratkan atribut pribadi. Ini meliputi pernyataan atau implikasi langsung atau tidak langsung tentang ras, etnis, agama, kepercayaan, usia, orientasi seksual, identitas gender, disabilitas, kondisi medis (termasuk kesehatan fisik atau mental), status keuangan, keanggotaan serikat dagang, catatan kriminal, atau nama.

13) Konten yang Menyesatkan atau Palsu.
Iklan tidak boleh berisi konten yang menipu, palsu, atau menyesatkan, termasuk klaim, promo, atau praktik bisnis yang menipu.

14) Konten Kontroversial.
Iklan tidak boleh berisi konten yang mengeksploitasi masalah politik atau sosial yang kontroversial untuk tujuan komersial.

15) Halaman Landas Non-Fungsional.
Iklan tidak boleh mengarahkan orang ke halaman landas yang tidak berfungsi. Ini mencakup konten halaman landas yang mengganggu kemampuan seseorang untuk keluar dari halaman tersebut.

16) Peralatan Pengintaian.
Iklan tidak boleh mempromosikan penjualan kamera matamata, pelacak ponsel, atau peralatan pengintaian tersembunyi lainnya.

17) Tata Bahasa & Kata-Kata Tidak Senonoh.
Iklan tidak boleh berisi kata-kata yang tidak senonoh atau tata bahasa dan tanda baca yang buruk. Simbol, angka, atau huruf harus digunakan dengan tepat.

18) Fungsi yang Tidak Ada.
Iklan tidak boleh berisi gambar yang menampilkan fungsi yang tidak ada.

19) Kesehatan Pribadi.
Iklan tidak boleh berisi gambar “sebelum dan sesudah” atau gambar yang berisi hasil yang tidak terduga atau yang belum pasti. Konten iklan tidak boleh menyiratkan atau berusaha menghasilkan persepsi diri sendiri yang bersifat negatif dalam rangka mempromosikan diet, penurunan berat badan, atau produk terkait kesehatan lainnya. Iklan untuk produk kesehatan, kebugaran, atau penurunan berat badan harus ditargetkan ke orang berusia 18 tahun ke atas.

20) Pinjaman Gaji atau Pembayaran Dimuka.
Iklan tidak boleh mempromosikan pinjaman gaji, gaji di muka, atau pinjaman jangka pendek lainnya untuk menutupi pengeluaran seseorang hingga gaji selanjutnya.

21) Multilevel Marketing.
Iklan yang mempromosikan kesempatan memperoleh pendapatan harus sepenuhnya mendeskripsikan produk atau model bisnis yang terkait, dan tidak boleh mempromosikan model bisnis yang menawarkan kompensasi cepat untuk investasi dalam jumlah sedikit, termasuk peluang multilevel marketing.

22) Lelang Uang Receh.
Iklan tidak boleh mempromosikan lelang uang, lelang biaya penawaran, atau model bisnis serupa lainnya.

23) Dokumen Palsu.
Iklan tidak boleh mempromosikan dokumen palsu, seperti ijazah palsu, paspor, atau surat-surat imigrasi.

24) Konten yang Berkualitas Rendah atau Mengganggu.
Iklan tidak boleh berisi konten yang mengarahkan ke halaman landas eksternal yang memberikan pengalaman yang tidak diharapkan atau yang mengganggu. Ini dapat meliputi penempatan iklan yang menyesatkan, seperti judul yang terlalu sensasional, dan mengarahkan orang ke halaman tujuan yang berisi konten asli minimal dan mayoritas konten yang tidak berhubungan atau berkualitas rendah.

25) Spyware atau Malware.
Iklan tidak boleh berisi spyware, malware, atau perangkat lunak yang menimbulkan pengalaman yang tak diharapkan atau menipu. Ini mencakup tautan ke situs yang berisi produk.

Untuk lebih lengkapnya, teman-teman bisa lihat aturan lain yang tidak boleh dilanggar saat memasang iklan di facebook, pelajari di https://www.facebook.com/policies/ads/

Pendapat atau Pertanyaan Anda?

comments

Laili Aprilia

"hai saya lili, penulis yang ingin berbagi informasi kepada Anda lewat tulisan", semoga bermanfaat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker